Tampilkan postingan dengan label Pendidikan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pendidikan. Tampilkan semua postingan

Senin, 19 Desember 2011

Tips Meningkatkan Kecepatan Membaca

Teknik Meningkatkan Kecepatan Membaca - Kali ini saya akan share ilmu mengenai Teknik Meningkatkan Kecepatan Membaca. Yap, ini juga merupakan ilmu yang sangat umum, bahkan anda dapat temui dalam buku "Bagaimana Meningkatkan Kemampuan Membaca ?" Karangan, Nurhadi(1989:30-31).

Ada 2 hal pokok yang perlu anda perhatikan dalam meningkatkan kecepatan membaca.
  1. Anda harus mengetahui bagaimana cara meningkatkan kecepatan membaca.
  2. Anda harus mampu menghilangkan penghambat dalam kecepatan membaca.
Nah, untuk itu saya tuliskan disini bagaimana Teknik Meningkatkan Kecepatan Membaca berdasarkan BukuBahasa Indonesia SMA Kelas X. Berikut, merupakan saran-saran yang dapat anda ikuti !
  1. Biasakan membaca dalam kelompok-kelompok kata. Hindari membaca kata demi kata. Jika ini kebiasaan anda, ubahlan cara membaca itu dengan melihat satuan kalimat yang lebih dari pada kata, misalnya melihat frase demi frase.
  2. Jangan mengulang-ngulang kalimat yang telah dibaca. Kebiasaan umum yang sering menghambat kecepatan membaca adalah kita selalu mengulang-ngulang apa yang telah dibaca. Biasanya, ini akibat kita tidak dapat memahami kata, frase atau kalimat yang baru dibaca, sehingga kita mengulanginya. Ini dapat memboroskan waktu anda dalam membaca.
  3. Jangan selalu berhenti lama di awal baris atau kalimat. Ini akan memutuskan hubungan makna antar-kalimat atau antar-paragraf. Kita bisa lupa apa yang baru dibaca. Berhentilah agak lama di akhir-akhir bab, atau subbab, atau juga bila ada judul baru.
  4. Cari kata-kata kunci yang menandai adanya gagasan utama sebuat kalimat.
  5. Abaikan saja kata-kata tugas yang sifatnya berulang-ulang. Misalnya, kata-kata seperti yang, di, dari, pada, se, dan sebagainya.
http://yafi20.blogspot.com/2011/12/tips-meningkatkan-kecepatan-membaca.html

Minggu, 26 Desember 2010

Tips Agar Anak Kreatif


Orangtua sangat berperan penting dalam menstimulasi anak agar kreatif di masa pertumbuhan. Namun yang perlu diperhatikan, anak tetap diberikan kebebasan untuk melakukan berbagai hal yang positif.

“Sebaiknya waktu kecil anak jangan dipaksa mengenal banyak hal, misalnya harus mendapat rangking satu di sekolah. Sebagai orangtua, Anda pun tidak boleh beranggapan anak tidak mengerti apa-apa, karena terkadang anak bisa berpikir lebih baik dari kita,” papar psikolog Dra Rose Mini AP MPsi di Kidzania Pasific Place, belum lama ini.

Bagi para orangtua yang tak cukup memiliki waktu luang untuk menstimulasi anak, tak perlu khawatir. Wanita yang akrab disapa Bunda Romy ini menyarankan, tetaplah menyediakan program yang bisa Anda rancang untuk menstimuli anak.

”Kalau orangtua tidak ada waktu, kita bisa delegasikan pada orang lain dengan syarat membuat program stimuli. Kita harus tetap menstimulasi anak supaya kemampuan yang ada dalam dirinya berkembang, dan kemampuannya semakin optimal. Untuk menstimuli anak, awali dengan observasi, misalnya Anda bisa menanyakan apa yang ingin dilihat anak atau lokasi mana yang dikunjungi,” tambahnya.
Masih menurut Bunda Romy, setiap anak sudah seharusnya memiliki banyak pengalaman, karena anak bisa menentukan mana yang suka atau tidak, dan setelah dewasa bisa memilih sesuai dengan minatnya.

Selain itu, Bunda Romy pun mengungkapkan, kegiatan bermain bisa membuat daya kreatif anak berkembang.

”Beri anak kegiatan bermain. Bermain umumnya senang dilakukan setiap anak karena mereka merasa tidak ada beban. Untuk itu saat di dapur, beri kesempatan pada anak untuk mencampur tepung dan terigu sambil bereksperimen. Anda sebagai orangtua bisa memberikan berbagai informasi agar anak juga mendapat banyak ilmu dari Anda,” tandasnya.(int)

Sumber: kompas.com

Senin, 04 Januari 2010

Tips Mendidik Anak Menjadi Pintar

Menjadi anak pintar bukanlah sebuah anugerah yang diberikan oleh Tuhan saja. Melainkan ada beberapa faktor atau cara mendidik yang membuat seorang anak memiliki otak encer dibanding yang lain. Berikut beberapa hal yang disampaikan oleh MSNNews tentang seharusnya pendidikan yang didapat anak.

Pendidikan yang saya sebut disini bukanlah formal di sekolah. Melainkan yang harus dilakukan orang tua di rumah. Berikut beberapa cara yang membuat anak dapat menjadi lebih pintar dibanding yang lain :

Bermain musik
Cara ini dapat merangsang pertumbuhan otak kanan. Dan dari studi yang dilakukan oleh universitas Toronto, ini dapat meningkatkan IQ dan nilai akademis anak. Bintang pernah membaca sebuah artikel kenapa orang zionis israel menjadi pintar. Salah satunya adalah sejak masih dini mereka sudah dilatih konsentrasinya dengan bermain Piano.

Mengembangkan rasa ingin tahu anak
Pendidikan yang sukses karena anak pintar selalu ingin tahu akan hal baru. Maka daripada itu sejak kecil biasakan anda sebagai orang tua harus selalu menunjukkan rasa ingin tahu kepada anak.

Dengan begitu anda tidak perlu menyuruh anak untuk belajar ini itu. Karena dia sendiri yang akan penasaran. Otomatis dengan semakin banyak yang dia pelajari akan membuatnya menjadi pintar. Cara mendidik yang baguskan?

Budayakan membaca
Dengan kegiatan membaca akan dapat meningkatkan ilmu pengetahuan dan perkembangan kognitif anak. Lalu bagaimana cara untuk melakukannya? Membacakan dongeng untuk anak bisa menjadi salah satu jalan keluar. Cara lain, berikan anak hadiah sebuah buku yang dapat menarik perhatiannya.

Apalagi sekarang sudah zaman internet, mengapa tidak gunakan itu senjata dalam mendidik? Internet sudah terbukti cara ampuh untuk membuat orang sering membaca. Tentu saja karena ini untuk pendidikan anak untuk menjadi pintar, harus tetap ditemani oleh Orang Tua.

Kepercayaan diri
Mendidik anak pintar yang baik adalah membuatnya percaya diri dan selalu optimis bahwa dia bisa melakukan sesuatu. Salah satu cara adalah berpatisipasi dalam kegiatan olahraga maupun sosial dapat membantunya.Dan jangan sekalipun mendidik anak sehingga dia menjadi tidak PD.

Salah satu contoh adalah Ketika seorang ibu mengkritik gambar anaknya karena langitnya berwarna merah bukan biru. Sepertinya hal itu sepele. Tapi itu bukan pendidikan anak yang bagus. Karena anak jadi takut melakukan sesuatu karena salah. Dan manusia yang tidak pernah melakukan sesuatu bagaimana mungkin menjadi pintar.

Beberapa hal lain yang dapat membuat anak menjadi pintar adalah dengan tentu saja memberikan ASI, menyingkirkan makanan cepat saji dan memberikan makanan yang sehat, membiasakan berolahraga. Mudah-mudahan jika anda mendidik dengan pendidikan seperti cara diatas, anak bisa menjadi lebih pintar.


Sumber : http://blogbintang.com

Selasa, 28 Juli 2009

Tips Cepat Menghafal pada Anak

JR Anderson penulis buku Learning & Memory: An Integrated Approach, sekadar mengulang-ulang apa yang ingin kita ingat sebetulnya memang cara yang paling tidak efektif untuk menghafal karena hanya menggunakan sedikit bagian otak. Berikut ini Tips mengatasi kesulitan menghapal pada anak:

1. Buatlah pelajaran menjadi semenarik mungkin untuk anak. Gunakan daya imajinasi Anda untuk memberikan penjelasan yang kreatif. Misalnya dengan merangkai sebuah cerita, yang sebenarnya berisi tentang pelajaran yang harus dihapal. Usahakan agar emosi anak masuk dalam cerita tersebut, sehingga anak menjadi tertarik dan cepat hapal. Anda juga bisa mengajak si kecil berkunjung ke tempat-tempat wisata bersejarah seperti Kraton Yogyakarta, Candi Borobudur, dsb atau nonton film bertema/berlatar belakang epica/sejarah untuk memudahkan anak masuk dalm jalan cerita, misalnya Troy, Cut Nya Dien dsb (tentunya selalu Anda dampingi ketika ia sedang menontonnya), untuk mengenalkan dan menghafalkan pelajaran sejarah bangsa/dunia.

2. Pengulangan. Mintalah anak mengulangi materi yang Anda jelaskan dengan cara memintanya untuk menuliskan materi pada kertas, atau memintanya mengucapkan kembali apa yang telah dijelaskan. Pengulangan merupakan bagian yang penting dalam menghapal.

3. Lakukan praktek lapangan. Hal ini berguna untuk mengenalkan cara menghapal proses-proses alam seperti proses penguapan air (dengan memasak air), pencairan air (meletakan ES di tanah lapang), proses pertumbuhan tanaman (menanam tumbuhan hingga tumbuh kecambah biasanya kurang dari 1 minggu)

4. Kata Kunci. Buatlah kata kunci yang dapat membantu anak mengingat materi secara keseluruhan. Hal ini dilakukan terutama untuk materi yang memiliki banyak penjabaran atau memiliki banyak poin-poin panting. Buatlah kalimat-kalimat yang dapat menjembatani keseluruhan isi materi tersebut (metode jembatan keledai). Misalnya, buatlah kata-kata singkatan seperti mejingkuhibiniung untuk warna-warna pelangi merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila, ungu.

5. Untuk menghapal berapa rumus, selain menulisnya besar-besar dalam sebuah whiteboard di rumah Anda, Anda bisa mengemasnya dalam bentuk permainan lintingan kertas yang di dalamnya berisi rumus-rumus, mintalah anak mengambilnya layaknya arisan, dan menebaknya sebagai rumus apa atau sebaliknya.

Sumber : http://tipsanda.com